Lokasi Bekas Banjir Di Desa Tarisi Cilacap Dikunjungi Ganjar Pranowo

Moniotrday.co.id, CILACAP - Lokasi bekas banjir di Desa Tarisi Cilacap dikunjungi Ganjar Pranowo, Jumat (27/4/2018) siang.

Dia bertemu perangkat dan warga desa setempat. Kepala Desa Tarisi, Jasimin mengajak Ganjar ke sebuah tanah lapang yang tergenang air.

Dia mengatakan, areal tersebut dahulunya sebuah bendungan. Warga menamainya Menganti. "Tetapi sekarang sudah tidak berfungsi, pak. Kami ingin fungsinya kembali seperti semula. Sudah dangkal," pinta pria berambut gondrong itu.

Lokasi Bekas Banjir Di Desa Tarisi Cilacap Dikunjungi Ganjar Pranowo
Lokasi Bekas Banjir Di Desa Tarisi Cilacap Dikunjungi Ganjar Pranowo

Lokasi Bekas Banjir Di Desa Tarisi Cilacap Dikunjungi Ganjar Pranowo


Ganjar berujar pihaknya akan mengusulkan permintaan warga desa ke PSDA dan BBWS terkait. Sebagai informasi, empat dusun dalam desa itu sempat terdampak banjir, tepatnya 19 Februari 2018, lalu.

Di antaranya Dusun Cikaronjo, Rangkasan, Sidadadi dan Meluwung. Setidaknya 1.636 jiwa dan 628 unit rumah terdampak banjir, kala itu.

Selanjutnya, Ganjar juga meninjau lokasi bekas longsor di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung. Dia melihat salah satu titik longsor bersama Kepala Desa Ciporos, Mulyanto. "Ini ada empat titik longsor, Pak Ganjar.

Kami minta bantuan pemulihan daerah terdampak bencana," tutur Mulyanto. Ganjar mengarahkan Mulyanto segera mengusulkan bantuan ke BPBD tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

"Kalau mau minta bantuan langsung dari pusat, kamu kirim usulan dan rekomendasi bupati. Jangan lupa tembuska ke saya. Nanti saya sampaikan ke pusat," tegas Ganjar.

Mulyanto menyampaikan sudah menerima bantuan dari BPBD Kabupaten Cilacap, belum lama ini. Waktu kejadian longsor itu hampir bersamaan dengan banjir di Desa Tarisi. Penyebab utama adalah faktor cuaca dan intensitas curah hujan tinggi, saat itu.